Langsung ke konten utama

Film Silenced

Sinopsis

Kang In-ho adalah guru seni yang baru diangkat di Akademi Benevolence, sebuah sekolah untuk anak-anak tuna rungu di kota fiksi Mujin, Provinsi Joella utara. Dia memiliki masa lalu yang kelam, istrinya bunuh diri setahun yang lalu, dan putrinya yang sakit asma akhirnya tinggal dalam perawatan ibunya. 

Kang in ho sangat bersemangat untuk mengajar murid-murid barunya, namun ada yang aneh dengan sikap anak anak tunarungu tersebut, mereka cenderung menyendiri dan menjauh, berusaha untuk menghindarinya sebisa mungkin.

In-ho tidak menyerah berusaha menunjukkan kepada anak-anak bahwa ia peduli. Ketika anak-anak akhirnya terbuka, In-ho menghadapi kebenaran yang mengejutkan dan jelek tentang sekolah dan apa yang telah diderita oleh para siswa secara rahasia: anak-anak dilecehkan secara fisik dan seksual oleh guru mereka. 

Ketika dia memutuskan untuk memperjuangkan hak-hak anak dan mengekspos kejahatan yang dilakukan di sekolah, In-ho bekerja sama dengan aktivis hak asasi manusia Seo Yoo-jin, tetapi dia dan Yoo-jin segera menyadari kepala sekolah dan guru, dan bahkan polisi, selain menggunakan link mereka, terdakwa juga tidak ragu untuk menyuap dan berbohong agar mereka mendapat hukuman yang sangat ringan.

Alhasil tiga orang pelaku dalam sidang, yaitu kepala sekolah, kepala admin, dan guru kesiswaan dijatuhi hukuman yang sangat ringan dengan masa percobaan kurang dari setahun. Malam terakhir mereka sebelum penahanan, dijadikan perayaan untuk berpesta atas kemenangan yang didapat.

Para pelaku dan pengacaranya terlihat tertawa, saat mengatakan bahwa hakim itu begitu mudah dibayar untuk hukuman ringan mereka. Saat Park (guru kesiswaan) meninggalkan pesta dan berjalan pulang, dia melihat Min-su yang berdiri di sepanjang jalan. Ia Mencoba memaksa bocah itu datang ke rumahnya untuk diperkosa sekali lagi, Park terkejut ketika Min-su menikamnya di samping dengan pisau, karena putus asa pada neneknya yang menandatangani surat damai atas kasus pelecehan seksual terhadapnya, Min su ingin menyingkirkan Park demi membalas dendam atas kematian adiknya yang juga korban sodomi guru biadab tersebut.

Park, mencabut pisau dan memukul Min-su ke tanah, di mana dia mulai memukuli dan menendang anak itu dengan kejam, menyatakan bahwa sebelum dia pergi ke penjara, dia akan memukul Min-su sampai mati. Saat ia bersiap untuk menghabisi Min-su, Park dikuasai oleh bocah itu, yang melemparkan mereka berdua ke jalur kereta api terdekat. Ketika itu sebuah kereta melaju ke arah mereka, Park mulai meneriaki Min-su, tetapi, menggunakan luka pisau Park, minsu mencengkramnya hingga membuat Park tertahan. Pada akhirnya, min su, bocah itu menolak untuk membiarkan pemerkosa lolos dengan tindakannya, dan mereka berdua terbunuh direl kereta api disaksikan kang in hoo yang datang terlambat untuk menyelamatkan bocah laki laki tersebut.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Season 12

CHAPTER 12 Matahari hangat yang tak pernah kulihat, gumam cyle "kini aku merasa Ayah merindukan ku, walau kami tak pernah saling menyapa tapi ia terasa dekat padaku, takdir kami tak berjumpa untuk saat ini. tapi, kurasakan ia selalu mengingatku. Cyle harus terbaring di ruangan itu sambil menunggu, tidak parah penyakitnya sebenarnya, Tapi karena rindu, penyakit itu bertambah semakin buruk, yang ia perlukan energi dalam hidupnya.  Rasa lapar berubah menjadi rindu yang menggantikan, dia sering bercerita sendiri, tubuhnya yang lemah semakin lama, hidup nya pergi dan belum kembali. Untuk berlari mengejar ia tak mampu, sekedar mengangkat tangan saja tak bisa. matanya berkedip menerawang " Manakah yang lebih baik, hari ini tetap hidup atau dia juga harus pergi tanpa dikenal orang, tanpa diketahui.  "Apa Ayah juga sudah tiada? Cyle bergumam." Akankah Kalau engkau memang di surga dan waktuku sudah sedikit, Maukah engkau menjemputku ketika itu?" agar aku tahu,...

Season 8

CHAPTER 8 Air hangat ini kembali mengalir, bukan tangisan, bukan kelopak yang menjatuhkannya, "apa ini? aku terbangun dalam keheningan malam, ada handuk di atas kepala dan Bibi disampingku. ketika melihat sekeliling, "kemana ibu?" tanyaku. Bibi hanya mengulas senyuman wajah, "nona jangan khawatir, Istirahatlah dengan baik, demam Nona agak menurun sekarang, jangan terlalu banyak berpikir" ucap Bibi. "Sedih sekali tak kutemukan sosokmu ibu, aku hanya terdiam melihat bunga dalam vas itu telah layu sedikit demi sedikit, teriak batinku Yang Pilu mengalirkan air mata. Kenapa Ibu tak pernah datang? Ibu kembalilah aku merindukanmu. Kesunyian lain masih menyelimuti Cloud  yang sudah terdiam cukup lama, kali ini ia sedang berjuang keras, melawan kesedihan yang menerpanya agar tak terlihat oleh Rey. "Hari itu dia ukir banyak gambar, kau sudah melihatnya beberapa rey, dalam pagar itu. Cloud mulai tersendat bicara, sesekali ia berbalik menyeka air mat...

KATA KATA HIKMAH

ABU BAKAR : 1. Sesungguhnya seorang hamba itu bila merasa ujub kerana suatu perhiasan dunia, niscaya Allah akan murka kepadanya hingga dia melepaskan perhiasan itu. 2. Semoga aku menjadi pohon yang ditebang kemudian digunakan. 3. Dia berkata kepada para sahabat,”Sesungguhnya aku telah mengatur urusan kamu, tetapi aku bukanlah org yg paling baik di kalangan kamu maka berilah pertolongan kepadaku. Kalau aku bertindak lurus maka ikutilah aku tetapi kalau aku menyeleweng maka betulkan aku!” UMAR BIN KHATTAB : 1. Jika tidak karena takut dihisab, sesungguhnya aku akan perintahkan membawa seekor kambing, kemudian dipanggang untuk kami di depan pembakar roti. 2. Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. 3. Wahai Tuhan, janganlah Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad SAW di atas tanganku. Wahai Tuhanku, umurku telah lanjut dan kekuatanku telah lemah. Maka genggamkan (matikan...