Langsung ke konten utama

Season 12

CHAPTER 12

Matahari hangat yang tak pernah kulihat, gumam cyle "kini aku merasa Ayah merindukan ku, walau kami tak pernah saling menyapa tapi ia terasa dekat padaku, takdir kami tak berjumpa untuk saat ini. tapi, kurasakan ia selalu mengingatku. Cyle harus terbaring di ruangan itu sambil menunggu, tidak parah penyakitnya sebenarnya, Tapi karena rindu, penyakit itu bertambah semakin buruk, yang ia perlukan energi dalam hidupnya. 

Rasa lapar berubah menjadi rindu yang menggantikan, dia sering bercerita sendiri, tubuhnya yang lemah semakin lama, hidup nya pergi dan belum kembali. Untuk berlari mengejar ia tak mampu, sekedar mengangkat tangan saja tak bisa. matanya berkedip menerawang " Manakah yang lebih baik, hari ini tetap hidup atau dia juga harus pergi tanpa dikenal orang, tanpa diketahui. 

"Apa Ayah juga sudah tiada? Cyle bergumam." Akankah Kalau engkau memang di surga dan waktuku sudah sedikit, Maukah engkau menjemputku ketika itu?" agar aku tahu, Kalau engkau mencintaiku, agar aku bisa menceritakan pada ibu kalau Ayah juga menyayanginya. kalau itu terjadi,akan kujemput Ibu agar kita bisa berkumpul bersama. Aku ingin menceritakan berbagai kisahku pada ibu dan ayah, kisahku untuk kalian. 

Rey dan Cloud melanjutkan perjalanannya menuju sebuah tempat yang ia tuju, hamparan rumput yang luas dengan sebuah danau. Rey merasa pernah berkunjung ke tempat itu dan duduk di salah satu pendopo bambu bertuliskan Situ Gunung. "Cloud ayo kita kesana, ia menunjuk villa di tengah danau. Untuk menuju tempat itu, Rey dan Cloud harus menaiki perahu bambu, ada Jalan Setapak kecil ketika mereka telah sampai menepikan Perahu, melewati beberapa ranting yang telah runtuh di tengah-tengah jalan, halamannya cukup luas, rumah minimalis bergaya nyentrik Eropa. 

Mereka pun memasuki rumah, ketika awal masuk didalamnya tak terurus seperti sudah lama ditinggalkan, walaupun tampak rapi dan bersih. mereka mencari tahu setiap sudut, apapun untuk petunjuk yang bisa ditemukan, "siapa anak kecil yang ada di foto sebagai saudara Cloud. Hanya berbekal itu, dan surat-surat yang tidak mereka mengerti. ada sebuah tangga ke ruang bawah tanah, mereka masuk dengan lampu buatan walaupun di ruang atas tampak seperti tidak ada kehidupan.

Di ruang bawah tanah itu, yang pertama kali ditemukan adalah tumpukan buku yang sangat luas, berjajar lemari-lemari besar lengkap dengan tempat membaca dan perapian. Mereka melewatkan sesuatu, ada yang tertidur di sudut dinding ditempat itu, mereka sangat kaget, segera menghampiri orang tersebut, untuk sekedar minta maaf karena masuk tanpa izin.

"Dia perempuan Rey, sangat lemas, sepertinya dia sakit." Si tuan rumah masih tetap diam tak bergerak dan mereka tidak tahu harus bagaimana, tapi yang mereka mengerti, perempuan ini butuh pertolongan. "Ayo kita gendong ke tempat yang lebih luas, biarkan dia menghirup udara sebanyak mungkin." Cyle terbangun, ketika menyadari ada dua sosok laki-laki yang membawanya pergi dari tempat persembunyiannya selama ini. Dia tak bisa menolak, mereka berusaha membawanya keluar dari rumah itu. samar-samar Cyle melihat salah satu laki-laki itu, antara bahagia dan kaget. "Apa mungkin ini Kebetulan? atau mimpi?" sekarang ia bertemu laki-laki tersebut, rindu itu pelan-pelan mulai terobati.

next to season 13

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Season 8

CHAPTER 8 Air hangat ini kembali mengalir, bukan tangisan, bukan kelopak yang menjatuhkannya, "apa ini? aku terbangun dalam keheningan malam, ada handuk di atas kepala dan Bibi disampingku. ketika melihat sekeliling, "kemana ibu?" tanyaku. Bibi hanya mengulas senyuman wajah, "nona jangan khawatir, Istirahatlah dengan baik, demam Nona agak menurun sekarang, jangan terlalu banyak berpikir" ucap Bibi. "Sedih sekali tak kutemukan sosokmu ibu, aku hanya terdiam melihat bunga dalam vas itu telah layu sedikit demi sedikit, teriak batinku Yang Pilu mengalirkan air mata. Kenapa Ibu tak pernah datang? Ibu kembalilah aku merindukanmu. Kesunyian lain masih menyelimuti Cloud  yang sudah terdiam cukup lama, kali ini ia sedang berjuang keras, melawan kesedihan yang menerpanya agar tak terlihat oleh Rey. "Hari itu dia ukir banyak gambar, kau sudah melihatnya beberapa rey, dalam pagar itu. Cloud mulai tersendat bicara, sesekali ia berbalik menyeka air mat...

KATA KATA HIKMAH

ABU BAKAR : 1. Sesungguhnya seorang hamba itu bila merasa ujub kerana suatu perhiasan dunia, niscaya Allah akan murka kepadanya hingga dia melepaskan perhiasan itu. 2. Semoga aku menjadi pohon yang ditebang kemudian digunakan. 3. Dia berkata kepada para sahabat,”Sesungguhnya aku telah mengatur urusan kamu, tetapi aku bukanlah org yg paling baik di kalangan kamu maka berilah pertolongan kepadaku. Kalau aku bertindak lurus maka ikutilah aku tetapi kalau aku menyeleweng maka betulkan aku!” UMAR BIN KHATTAB : 1. Jika tidak karena takut dihisab, sesungguhnya aku akan perintahkan membawa seekor kambing, kemudian dipanggang untuk kami di depan pembakar roti. 2. Barangsiapa takut kepada Allah SWT nescaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia-sia apa yang dia kehendaki. 3. Wahai Tuhan, janganlah Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad SAW di atas tanganku. Wahai Tuhanku, umurku telah lanjut dan kekuatanku telah lemah. Maka genggamkan (matikan...