Pendidikan Karakter
Character Building atau pembentukan karakter beberepan tahun ke belakang menjadi sorotan berbagai pihak semenjak diberlakukannya kurikulum 2013. Penguatan Pendidikan Karakter yang menjadi model pembelajaran dalam kurikulum tersebut, oleh karenanya siswa dituntut untuk aktif dan berkarakter.
semenjak tahun 2018 saat disahkan kurikulum 2013 dan diterapkan resmi disemua sekolah, ppk menjadi sorotan yang cukup penting. tapi sejatinya pendidikan karakter ini adalah teori yang sudah lama diterapkan dalam pendidikan islam. salah satu pendidikan yang dari zaman dahulu sampai saat ini yang sudah terbukti menerapkan PPK pada murid-muridnya adalah lembaga berbasis pesantren.
Tahun 2018 yang lalu, saya melakukan penelitian untuk karya ilmiah saya dalam bentuk skripsi yang berkaitan dengan kurikulum 2013 di salah satu SMK Pariwisata di sukabumi. setelah beberapa bulan mengamati keadaan disana, sebagai mahasiswa PAI saya mendapatkan beberapa keadaan yang mungkin menjadi tantangan berat pembentukan karakter dalam dunia pendidikan.
Banyak siswa SMK negeri yang saya temui masih kekurangan banyak sekali pemahaman mengenai pelajaran agama islam bahkan dasar-dasar yang wajib dilakukan, seperti membaca alquran, mirisnya perbandingan anak yang bisa dan tidak bisa baca quran dalam satu kelas bisa 2:25 anak. angka yang cukup fantastis. sedangakan itu baru dalan satu aspek, belum aspek2 lain seperti sholat dan puasa.
Menurut saya sistem PPK sangatlah tepat dilakukan disetiap sekolah baik berbasis negeri ataupun swasta tapi dengan catatan pembelajaran yang tidak setengah setengah, karena karakter ditempakan pada anak yang artinya memerlukan waktu yang tidak dapat dipastikan waktunya pada setiap anak agar berbekas dalam diri setiap siswa. sejatinya lembaga pendidikan islam harus terus digalakan sistemnya, walaupun pada sekolah negeri yang sedikit waktu untuk pembelajaran PAI, apalagi dengan sekolah smk yang sering terpotong oleh pelaharan2 bidang keahlian yang lebih dominan.
penguatan pendidikan karakter akan sangat terasa manfaatnya langsung oleh siswa, karenanya saya berharap PPK akan sangat baik jika disekolah diciptakan lingkungan yang dapat memacu para siswa berkarakter dengan adanya asupan asupan rohani yang menunjang. bersamaan membentuk siswa pintar dan juga berakhlaq. karena banyak orang pintar yang menjadi sesat karena kurangnya akhlaq. maka dari itu lembaga pendidikan islam berbasis pesantren rata2 mendahulukan pelajaran adab dan akhlaq lebih dulu sebelum ilmu lainnya.
#kelasmenulisperpustakaan #KMPSMI1 #KMPday1#ayomenulis (Week 2 => #KMPopini)
Character Building atau pembentukan karakter beberepan tahun ke belakang menjadi sorotan berbagai pihak semenjak diberlakukannya kurikulum 2013. Penguatan Pendidikan Karakter yang menjadi model pembelajaran dalam kurikulum tersebut, oleh karenanya siswa dituntut untuk aktif dan berkarakter.
semenjak tahun 2018 saat disahkan kurikulum 2013 dan diterapkan resmi disemua sekolah, ppk menjadi sorotan yang cukup penting. tapi sejatinya pendidikan karakter ini adalah teori yang sudah lama diterapkan dalam pendidikan islam. salah satu pendidikan yang dari zaman dahulu sampai saat ini yang sudah terbukti menerapkan PPK pada murid-muridnya adalah lembaga berbasis pesantren.
Tahun 2018 yang lalu, saya melakukan penelitian untuk karya ilmiah saya dalam bentuk skripsi yang berkaitan dengan kurikulum 2013 di salah satu SMK Pariwisata di sukabumi. setelah beberapa bulan mengamati keadaan disana, sebagai mahasiswa PAI saya mendapatkan beberapa keadaan yang mungkin menjadi tantangan berat pembentukan karakter dalam dunia pendidikan.
Banyak siswa SMK negeri yang saya temui masih kekurangan banyak sekali pemahaman mengenai pelajaran agama islam bahkan dasar-dasar yang wajib dilakukan, seperti membaca alquran, mirisnya perbandingan anak yang bisa dan tidak bisa baca quran dalam satu kelas bisa 2:25 anak. angka yang cukup fantastis. sedangakan itu baru dalan satu aspek, belum aspek2 lain seperti sholat dan puasa.
Menurut saya sistem PPK sangatlah tepat dilakukan disetiap sekolah baik berbasis negeri ataupun swasta tapi dengan catatan pembelajaran yang tidak setengah setengah, karena karakter ditempakan pada anak yang artinya memerlukan waktu yang tidak dapat dipastikan waktunya pada setiap anak agar berbekas dalam diri setiap siswa. sejatinya lembaga pendidikan islam harus terus digalakan sistemnya, walaupun pada sekolah negeri yang sedikit waktu untuk pembelajaran PAI, apalagi dengan sekolah smk yang sering terpotong oleh pelaharan2 bidang keahlian yang lebih dominan.
penguatan pendidikan karakter akan sangat terasa manfaatnya langsung oleh siswa, karenanya saya berharap PPK akan sangat baik jika disekolah diciptakan lingkungan yang dapat memacu para siswa berkarakter dengan adanya asupan asupan rohani yang menunjang. bersamaan membentuk siswa pintar dan juga berakhlaq. karena banyak orang pintar yang menjadi sesat karena kurangnya akhlaq. maka dari itu lembaga pendidikan islam berbasis pesantren rata2 mendahulukan pelajaran adab dan akhlaq lebih dulu sebelum ilmu lainnya.
#kelasmenulisperpustakaan #KMPSMI1 #KMPday1#ayomenulis (Week 2 => #KMPopini)
Komentar
Posting Komentar