Langsung ke konten utama

sahabat diri

Manusia selalu punya pilihan, bukan hanya menerima takdir tapi kita bisa membuat jalan takdir untuk kita.
eits.. tapi jangan salah paham tentang ini, karena takdir pun ada yg sudah ditetapkan untuk kita yg tdak mungkin kita rubah lagi. karena rabb kita maha adil, jangan khawatir mengenai itu sahabat diri.
sifat manusia memang senang berkeluh kesah ketika ditimpa kesusahan seperti yang tertulis dlam quran surat al ma'arij, tapi kita juga tidak boleh lupa ada pula surat al-insyiroh yang dimana mengatakan ketika kita ditimpa kesusahan atau kesulitaan maka nanti akan datang kemudahan. sahabat diri ingatlah mutiara hikmah dari seorang imam yang rendah hati imam syafii, "dicintai semua manusia adalah keinginan yang tidak akan pernah tercapai  maka berbuatlah hanya untuk Allah karena ia sebaik2nya pemberi balasan." ketika kita telah bangkit, maka setelah itu carilah sahabat2 yang bisa membantu kita terus memacu diri, karena pasti saja ada kalanya kita akan lelah dan membutuhkan pengingat dari sahabat2 yang baik.
adakalanya kita akan terjatuh lagi bahkan lupa atas kata2 kita sendiri untuk senantiasa bangkit, maka ketika itu terjadi kita masih tetap punya harapan dengan satu ayat dari quran surat albaqarah halaman 4, maka bertahanlah sengan sabar dan sholat, karena itu sebaik2nya penolong.
#kmp1#tugasprakelas2
#kelasmenulisperpustakaan#ayoomenulis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Season 8

CHAPTER 8 Air hangat ini kembali mengalir, bukan tangisan, bukan kelopak yang menjatuhkannya, "apa ini? aku terbangun dalam keheningan malam, ada handuk di atas kepala dan Bibi disampingku. ketika melihat sekeliling, "kemana ibu?" tanyaku. Bibi hanya mengulas senyuman wajah, "nona jangan khawatir, Istirahatlah dengan baik, demam Nona agak menurun sekarang, jangan terlalu banyak berpikir" ucap Bibi. "Sedih sekali tak kutemukan sosokmu ibu, aku hanya terdiam melihat bunga dalam vas itu telah layu sedikit demi sedikit, teriak batinku Yang Pilu mengalirkan air mata. Kenapa Ibu tak pernah datang? Ibu kembalilah aku merindukanmu. Kesunyian lain masih menyelimuti Cloud  yang sudah terdiam cukup lama, kali ini ia sedang berjuang keras, melawan kesedihan yang menerpanya agar tak terlihat oleh Rey. "Hari itu dia ukir banyak gambar, kau sudah melihatnya beberapa rey, dalam pagar itu. Cloud mulai tersendat bicara, sesekali ia berbalik menyeka air mat...

Hasbunallahu wa ni'mal wakil..

Hakikat dzikir hasbunallah wanikmal wakil nikmal Maula wanikman Nasir  Jika kita mengamalkan zikir ini, kegundahan hati yang tengah kita rasakan akan segera hilang. Jika dilaksanakan dengan Istiqomah penuh kesungguhan, setelah selesai salat fardhu usahakan membacanya minimal 100 kali. Jika kamu rajin salat malam, bacalah zikir tersebut disertai doa memohon pertolongan kepada Allah agar kegundahan hati bisa hilang secepatnya. Bacaan Ini mengandung arti "cukuplah Allah pelindung kami, dia sebaik-baik wakil yang kami dambakan Dan dia sebaik-baik penolong yang kami harapkan". Memiliki manfaat yang sangat dahsyat, tidak saja ketentraman hati serta luasnya Rizki tetapi juga bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta tawakal kita kepada Allah maka kita akan dianugerahi kesanggupan mengamati dan menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah Ketika konsisten membacanya, kualitas keimanan dan ketakwaan kita akan terus mengalami peningkatan. Tidak hanya percaya dalam lisan ...

Fatimah az-Zahra

Hal yang menjadikan hari "perpisahan"  Fatimah az-zahra adalah seorang yang menjadi ruh bagi Syair Rasulullah. Dalam menanggung kepedihan yang menindih begitu berat di atas punggung jiwanya, terlantunlah bait-bait puisi darinya. Di hari itu, terguncang seisi alam raya... Padam sudah cahaya mentari di siang hari... Seluruh peredaran waktu di masa awal dan akhir telah menghitam... Setelah Baginda Muhammad Al Mustofa wafat meninggalkan dunia  Hancur menjadi pasir yang menumpuk karena kedahsyatan goncangan kepedihan yang melanda Dan kini, biarlah seluruh penjuru kota di belahan Barat dan Timur menangis kepadanya  Biarlah seluruh penduduk kabilah mudar dan nyaman berduka nestapa  Namun apalah guna? Karena Perpisahan denganmu, tergambarlah sosok dirimu dalam linangan air mata Jerit sedih Fatimah hampir saja membuatnya lupa untuk menuturkan bagian bait dari puisinya Sedemikian musibah mengguyur diriku, Jika saja kepedihan...