I & YOU: MIRACLE
Termenung sendiri di ruangan ini, sendiri sepi dingin merasuk bulu-bulu kulit, halilintar menyambar nyambar membuat Irama, rintik hujan mulai berdendang di atas rumah-rumah, dan yang kudengar sekarang, alunan suara seseorang. Dia membaca sesuatu yang tak kupahami tapi damai sekali rasanya, "beruntung sekali orang itu" (pikirku) tapi aku tak bisa menggapai sosoknya, dia terlalu jauh.
Tangannya menunjuk-nunjuk sesuatu, lagu itu seperti ditulis di sebuah buku yang ia pegang, tak jelas apa tulisannya, aneh sekali ia berdendang tapi malah seperti bersedih dengan linangan air mata. Baju putih dan bercelana hitam dengan topi bulat yang baru ku lihat. Ia seorang pria sepertinya, tampan sekali. Orang-orang yang lalu-lalang pun memperhatikan ia duduk di depan rumah yang terbuat dari bambu.
Samar-samar kudengar dikeramaian, buku itu bernama Quran. Buku jenis apa itu? kenapa begitu indah kata-katanya ?. Di ruang sepi ini, aku tidak tahu dunia luar. Hanya sedikit ventilasi inilah yang membuat ku tahu keadaan di sana.
Ruangan yang kutinggali cukup besar Jika seorang diri, aku tahu akan banyak hal, karena ada perpustakaan disini. Meja kecil dengan lampu duduk yang menerangi serta kasur busa yang masih tertata rapi. Tapi selama berpuluh tahun di sini, tak pernah kubaca sebuah buku tentang Quran. Apa itu? aku semakin penasaran dan laki-laki itu aku ingin mengenalnya.
Cyle perkenalkan aku Cyle edelwaise, umurku 20 tahun dan aku tinggal bersama ibuku di rumah ini. Aku bahkan tidak tahu dimana aku tinggal tepatnya, Ibu begitu menyayangiku, karenanya Aku tidak pernah diizinkan keluar, Semua kebutuhan ku telah Ia sediakan. Kami punya seorang pembantu yang sangat setia Selama Puluhan tahun. Ibu begitu sangat kusayangi, dia yang mengajarkan dunia luar padaku, yang membuatku tahu akan keras dan sulitnya jika berada di luar sana.
Aku beruntung mempunyai Ibu yang dapat melindungiku, Ibu bilang di tempat inilah aku bisa aman, Tak akan ada orang yang bisa menyakitiku. Kalian tahu, sebenarnya aku penasaran sekali seperti apa dunia di luar sana, Aku ingin merasakan hangatnya sinar mentari itu seperti apa, seperti apa jenis manusia lain yang buku Ceritakan padaku, bagaimana rasanya menyentuhnya, buku bilang ia bisa membuat wanita bahagia dengan sesuatu.. Entahlah, apa namanya itu, katanya sesuatu itu bisa muncul jika laki-laki dan perempuan berteman. " ya... aku pikir namanya... Oh iya, cinta. seperti apakah itu?" Ibu melarangku bertanya. Katanya buku itu berbohong, cinta itu hanya kehampaan. Tapi aku tak yakin dengan kata-kata ibu, andai aku bisa dan berani untuk keluar, tapi aku takut, terlalu takut tanpa ibu, aku lemah jika tidak bersama ibu.
cerbung,, next season 2.
Komentar
Posting Komentar