Langsung ke konten utama

REVIEW NOVEL

Novel : Sunset & Rossi
Penulis: Tere Liye

Novel merupakan salah satu buku cerita yang digemari kalangan anak muda dan juga dewasa. Novel sunset & Rosie merupakan salah satu karya penulis dengan nama pena tere liye. semua novel masuk kedalam karya sastra.

Sudah beberapa novel karya penulis tere liye, menarik saya untuk lebih banyak membaca karya karya beliau, dan pasti sudah banyak orang pula yang kagum pada novel karya penulis tersohor ini.

Pendapat saya mengenai Novel Sunset dan Rossi, tentu saja sangat mengarukan dan menyentuh. bagaimana perjuangan seseorang sahabat yang begitu tulus mencintai sahabatnya, meski terluka dan terjatuh berkali kali, takdir ttap mempertemukan mereka, lagi dan lagi.

Sampai pada akhir cerita yang tidak bisa saya duga. didalamnya bukan hanya sekedar kisah cinta monyet remaja tapi ketulusan cinta yang bisa menjadikan keluarga lebih kuat, ah.. greget kalau mau ceritain novel ini.

Banyak banget pelajaran kehidupan yang bisa diambil, sampai saya belajar bagaimana cara mengajari anak anak yang polos akan masalah dunia yang rumit, yaitu ilmu kehidupan melalui cerita yang ringan tapi bermakna.

Karena dari cerita menurut saya, Banyak sisi orang lain yang bisa dipelajari, dalam novel tidak semua cuma fantasi, beberapa dari buku buku tersebut menggambarkan dengan epik sudut kehidupan manusia dari berbagai sisi, baik secara langsung atau tidak penyampaiannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Season 8

CHAPTER 8 Air hangat ini kembali mengalir, bukan tangisan, bukan kelopak yang menjatuhkannya, "apa ini? aku terbangun dalam keheningan malam, ada handuk di atas kepala dan Bibi disampingku. ketika melihat sekeliling, "kemana ibu?" tanyaku. Bibi hanya mengulas senyuman wajah, "nona jangan khawatir, Istirahatlah dengan baik, demam Nona agak menurun sekarang, jangan terlalu banyak berpikir" ucap Bibi. "Sedih sekali tak kutemukan sosokmu ibu, aku hanya terdiam melihat bunga dalam vas itu telah layu sedikit demi sedikit, teriak batinku Yang Pilu mengalirkan air mata. Kenapa Ibu tak pernah datang? Ibu kembalilah aku merindukanmu. Kesunyian lain masih menyelimuti Cloud  yang sudah terdiam cukup lama, kali ini ia sedang berjuang keras, melawan kesedihan yang menerpanya agar tak terlihat oleh Rey. "Hari itu dia ukir banyak gambar, kau sudah melihatnya beberapa rey, dalam pagar itu. Cloud mulai tersendat bicara, sesekali ia berbalik menyeka air mat...

Hasbunallahu wa ni'mal wakil..

Hakikat dzikir hasbunallah wanikmal wakil nikmal Maula wanikman Nasir  Jika kita mengamalkan zikir ini, kegundahan hati yang tengah kita rasakan akan segera hilang. Jika dilaksanakan dengan Istiqomah penuh kesungguhan, setelah selesai salat fardhu usahakan membacanya minimal 100 kali. Jika kamu rajin salat malam, bacalah zikir tersebut disertai doa memohon pertolongan kepada Allah agar kegundahan hati bisa hilang secepatnya. Bacaan Ini mengandung arti "cukuplah Allah pelindung kami, dia sebaik-baik wakil yang kami dambakan Dan dia sebaik-baik penolong yang kami harapkan". Memiliki manfaat yang sangat dahsyat, tidak saja ketentraman hati serta luasnya Rizki tetapi juga bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta tawakal kita kepada Allah maka kita akan dianugerahi kesanggupan mengamati dan menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah Ketika konsisten membacanya, kualitas keimanan dan ketakwaan kita akan terus mengalami peningkatan. Tidak hanya percaya dalam lisan ...

Fatimah az-Zahra

Hal yang menjadikan hari "perpisahan"  Fatimah az-zahra adalah seorang yang menjadi ruh bagi Syair Rasulullah. Dalam menanggung kepedihan yang menindih begitu berat di atas punggung jiwanya, terlantunlah bait-bait puisi darinya. Di hari itu, terguncang seisi alam raya... Padam sudah cahaya mentari di siang hari... Seluruh peredaran waktu di masa awal dan akhir telah menghitam... Setelah Baginda Muhammad Al Mustofa wafat meninggalkan dunia  Hancur menjadi pasir yang menumpuk karena kedahsyatan goncangan kepedihan yang melanda Dan kini, biarlah seluruh penjuru kota di belahan Barat dan Timur menangis kepadanya  Biarlah seluruh penduduk kabilah mudar dan nyaman berduka nestapa  Namun apalah guna? Karena Perpisahan denganmu, tergambarlah sosok dirimu dalam linangan air mata Jerit sedih Fatimah hampir saja membuatnya lupa untuk menuturkan bagian bait dari puisinya Sedemikian musibah mengguyur diriku, Jika saja kepedihan...