Langsung ke konten utama

Tantangan 1

HIJRAH

     Malam tadi ditengah guyuran hujan yang membasahi tanah, acara muharaman sukses terlaksana dengan berbagai kegiatan. Diawali dengan kajian yang dibawakan oleh founder hijrah sukabumi. Seorang ustadz yang rendah hati menceritakan pengalaman hidupnya sampai bisa berdiri dan bercerita pada kami. Dimulai dengan kiprahnya yang sempat bebas menjalani kehidupan, agama baginya hanya pelengkap. 

     Hingga rasa penasarannya mencoba berbagai pemahaman, diantaranya sempat menjadi seorang atheis yang radikal. Tapi begitulah manusia, ketika cahaya taufik dan hidayah itu tersampaikan kedalam hati, ALLAH jualah sang penguasa yang membolak-balikan hati.

     Hijrah itu, artinya berpindah. Tapi maknanya tak se"simple" itu, hijrah itu bukan sekedar kamu berubah secara tiba-tiba, berpindah dari yang tadinya bobrok kemudian langsung jadi orang alim. Sangat jelas tidak mungkin, didalam berhijrah, Allah berikan kenikmatan berupa proses , untuk belajar memahami satu persatu, hingga perubahan itu akan tetap dan istiqomah dijaga.

     Tiga hal penting yang harus dilakukan ketika diri merasa salah dan harus kembali, pertama ketika bisikan baik itu datang, jangan ragu dan jangan dinanti-nantikan, lakukan dengan langsung, beribadah pada Allah  dimulai dengam istighfar dan sholat 2 rakaat. Pastikan cahaya itu kamu syukuri sebagai nikmat, kedua berkumpullah dengan orang-orang yang kala kita dekat , tak sungkan untuk melekatkan ilmunya dengan ringan, yang lisannya santun menuntun pada jalan yang betul.

     Terakhir berkumpulah dan cari sahabat dalam majlis-majlis ilmu Rasulullah, pelajari adab sebelum ilmu yang lain, jadilah orang berharga dimata Allah. Jangan padamkan ghiroh perubahan dalam hati, mungkin dulu, amal kamu seperti tumpukan sampah plastik yang berceceran tidak berharga, hanya membuat padat dan sulit untuk hancur walau disimpan bertahun-tahun. Langkahmu macet hanya dititik yang membuat nyaman, tapi itu ternyata tak pernah membuatmu masuk zona aman. teruslah melaju dijalan hidayah, karena sudah pasti akan selalu sakit ketika diri merubah sesuatu menjadi baru kembali.

Al-faqir.

Komentar

  1. Hal ini -

    berkumpulah dan cari sahabat dalam majlis-majlis ilmu -

    Selalu bisa membuatku kembali semangat saat futur atau lagi drop imannya. :)

    BalasHapus
  2. Salah satu tanda hijrahmu berhasil adalah menjadi lebih baik dari sebelumnya, mengajak saudaramu yang lain untuk berhijrah juga namun dengan Tutur kata yang halus, sabar, ikhlas, dan tidak terkesan menggurui. Juga tidak memandang renda pada orang-orang yang belum hijrah

    BalasHapus
    Balasan
    1. semoga kita bagian dari orang yang tulus itu.. 🤲

      Hapus
  3. Untuk hijrah butuh semangat dan kekuatan yang kuat, supaya bisa terus istiqomah.

    BalasHapus
    Balasan
    1. selain faktor perubahan diri, diperlukan faktor pendamping yang selalu menguatkan.

      Hapus
  4. Hijrah itu tidak susah yang susah istiqamah 😍

    BalasHapus
  5. hijrah juga sulit menurut saya mba, perlu 4 pengorbanan kalau kata ust. Salim a Fillah😊😄

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Season 8

CHAPTER 8 Air hangat ini kembali mengalir, bukan tangisan, bukan kelopak yang menjatuhkannya, "apa ini? aku terbangun dalam keheningan malam, ada handuk di atas kepala dan Bibi disampingku. ketika melihat sekeliling, "kemana ibu?" tanyaku. Bibi hanya mengulas senyuman wajah, "nona jangan khawatir, Istirahatlah dengan baik, demam Nona agak menurun sekarang, jangan terlalu banyak berpikir" ucap Bibi. "Sedih sekali tak kutemukan sosokmu ibu, aku hanya terdiam melihat bunga dalam vas itu telah layu sedikit demi sedikit, teriak batinku Yang Pilu mengalirkan air mata. Kenapa Ibu tak pernah datang? Ibu kembalilah aku merindukanmu. Kesunyian lain masih menyelimuti Cloud  yang sudah terdiam cukup lama, kali ini ia sedang berjuang keras, melawan kesedihan yang menerpanya agar tak terlihat oleh Rey. "Hari itu dia ukir banyak gambar, kau sudah melihatnya beberapa rey, dalam pagar itu. Cloud mulai tersendat bicara, sesekali ia berbalik menyeka air mat...

Hasbunallahu wa ni'mal wakil..

Hakikat dzikir hasbunallah wanikmal wakil nikmal Maula wanikman Nasir  Jika kita mengamalkan zikir ini, kegundahan hati yang tengah kita rasakan akan segera hilang. Jika dilaksanakan dengan Istiqomah penuh kesungguhan, setelah selesai salat fardhu usahakan membacanya minimal 100 kali. Jika kamu rajin salat malam, bacalah zikir tersebut disertai doa memohon pertolongan kepada Allah agar kegundahan hati bisa hilang secepatnya. Bacaan Ini mengandung arti "cukuplah Allah pelindung kami, dia sebaik-baik wakil yang kami dambakan Dan dia sebaik-baik penolong yang kami harapkan". Memiliki manfaat yang sangat dahsyat, tidak saja ketentraman hati serta luasnya Rizki tetapi juga bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta tawakal kita kepada Allah maka kita akan dianugerahi kesanggupan mengamati dan menyaksikan tanda-tanda kebesaran Allah Ketika konsisten membacanya, kualitas keimanan dan ketakwaan kita akan terus mengalami peningkatan. Tidak hanya percaya dalam lisan ...

Fatimah az-Zahra

Hal yang menjadikan hari "perpisahan"  Fatimah az-zahra adalah seorang yang menjadi ruh bagi Syair Rasulullah. Dalam menanggung kepedihan yang menindih begitu berat di atas punggung jiwanya, terlantunlah bait-bait puisi darinya. Di hari itu, terguncang seisi alam raya... Padam sudah cahaya mentari di siang hari... Seluruh peredaran waktu di masa awal dan akhir telah menghitam... Setelah Baginda Muhammad Al Mustofa wafat meninggalkan dunia  Hancur menjadi pasir yang menumpuk karena kedahsyatan goncangan kepedihan yang melanda Dan kini, biarlah seluruh penjuru kota di belahan Barat dan Timur menangis kepadanya  Biarlah seluruh penduduk kabilah mudar dan nyaman berduka nestapa  Namun apalah guna? Karena Perpisahan denganmu, tergambarlah sosok dirimu dalam linangan air mata Jerit sedih Fatimah hampir saja membuatnya lupa untuk menuturkan bagian bait dari puisinya Sedemikian musibah mengguyur diriku, Jika saja kepedihan...